The Story of Chrono Cross ”Game”

The Story of Chrono Cross

 Ada yg tau game ini ga ? ini salah satu game ps1 yg bergendr RPG  mirip Final Fantasy lah ( yah boleh di bilang favorit saya😀 ) kalau lum da yg tau mari saya kasi tau alur cerita dari game ini… , oh ya coba deh kalo maenin game ini, wah seru bgt poko’a tempat berpijak’a Serge ( Character utama game ini ) yg indah and keren, plus ost atau backsound tempatnya yg nikmat buat di denger, walaupun uda termasuk jadul sih sebenernya,, ( malah promo neh😀 )
ga usa basa basi  dah.. langsung ke TKP…
The Story of Chrono Cross

Cerita dimulai dari mimpi Serge yang menusuk seorang cewek dengan pisau belati sehingga cewek itu terjatuh berlumuran darah dan pingsan. Serge pun terbangun dari mimpinya dan mencari Leena. Mereka janjian ketemu di Opasssa Beach setelah Serge mencari 3 Komodo Scale untuknya.

Di Opassa Beach Serge dan Leena membicarakan masa kecil mereka. Setelah beberapa saat, ombak besar datang dan membuat Serge tidak sadarkan diri. Setelah sadar, Serge telah berada di dunia lain (Another World). Ia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Serge kembali mencari Leena. Tapi ini bukan Leena yang tadi lagi. Leena menjelaskan kalau Serge telah mati 10 tahun yang lalu ketika berumur 7 tahun. Serge tidak percaya. Buktinya ia sendiri masih hidup. Serge tidak mengerti dengan sikap Leena yang tiba-tiba berubah. Leena pun menyuruhnya ke Cape Howl untuk membuktikannya. Serge pun menuju ke Cape Howl dan di sana ia melihat batu makam yang bertuliskan namanya.

Pada saat akan kembali mencari Leena tiba-tiba Serge dihadang Karsh (one of 4 devas) dan 2 pengawalnya. Karsh mengatakan kalau tempat ini terlarang. Karsh pun bersiap memberi pelajaran pada Serge. Pada saat yang tepat, seorang cewek dalam mimpi Serge datang dan membantunya menghadapi Karsh. Setelah puas menghadapi Serge dan cewek ini, mereka pun pergi. Cewek ini lalu berkenalan dengan Serge. Namanya Kid, tentu saja Serge masih ingat mimpinya tentang cewek ini, setelah berkeliling di sekitar Arni Village. Serge kembali melanjutkan perjalanan ke Termina.

Setelah melihat keanehan yang terjadi di Termina, Serge berencana untuk pergi ke Viper Manor. Tetapi sampai di sana Serge tidak diizinkan masuk oleh penjaganya. Terpaksa Serge mencari cara lain, yaitu dengan melewati jalan belakang Viper Manor atau melalui Shadow Forest. Serge akhirnya sampai di Viper Manor dan menyamar menjadi prajurit Viper. Akhirnya mereka berhasil masuk ke ruangan utama dan ketemu dengan Prophet (seorang kakek tua). Prophet menjelaskan hubungan antara Home World dengan Another World.

Setelah mendengar penjelasan Prophet, Serge pun berencana menyelidikinya. Tapi Marcy menghadang (one of 4 devas). Ia tidak senang kalau Serge pergi begitu saja. Setelah Marcy mengaku kalah, ia pun pergi dan menaruh dendam pada Serge. Ketika Serge kembali ke ruang utama, seorang cewek misterius yang berwajah seperti badut menghadang. Ia mengatakan hal-hal yang tidak dimengerti oleh Serge. Setelah bicara, ia pun pergi. Serge pun berjalan ke atas dan memasuki ruang aneh. Ada sebuah benda di meja. Begitu Serge mencoba mengambilnya, General Viper dan Lynx muncul dari balik dinding tersembunyi. Lynx ingin memberi sedikit pelajaran pada Serge. Setelah itu Kid pun muncul dan melihat situasi yang tidak memungkinkan. Kid menyandera putri Viper yang muncul saat itu juga. Viper cemas dan menuruti perintah Kid. Viper menyuruh anak buahnya untuk tenang. Karsh naik ke atas dan tidak bisa berbuat apa-apa juga. Tetapi Kid
dan Serge semakin terpojok dan di bawah mereka adalah lautan luas. Kid segera melepas putri Viper dan mencoba melompat ke bawah, tapi Lynx dengan cepat melemparkan jarum beracun ke tangan Kid. Kid terjatuh ke bawah laut, begitu juga dengan Serge.

Mereka terbangun di Guldove. Seorang bocah bernama Korcha menyelamatkan mereka tapi sesuatu menimpa Kid. Ia terserang racun dan jatuh pingsan. Kid segera dibawa ke klinik terdekat di Guldove. Seorang dokter memeriksa Kid dan mengatakan bahwa racun yang menyerang Kid sangatlah berbahaya, maka dari itu ia harus cepat-cepat ditolong. Tetapi obat penawarnya sangat sulit dicari. Obat itu bernama Hydra Humor, harus dicari di sekitar Hydra Marshes di Home World.

Karena dokter sangat pesimis dengan adanya obat itu, Kid keluar untuk menenangkan pikiran, tapi ia malah mabuk-mabukkan di kafe Guldove. Sementara di dalam klinik Serge memutuskan untuk menolong Kid dan Korcha bersedia membantunya. Dokter mengatakan, kalau Hydra Humor berada di Home World, untuk sementara ini mereka tidak mungkin untuk menembus ke sana.

Kid yang setengah sadar memanggil Serge dan memberinya Astral Amulet yang bisa menembus waktu. Kid menyuruh Serge untuk memperlihatkan pada Shaman. Setelah mendapat penjelasan dari Shaman, Serge menuju ke Opassa Beach dan ia pun menggunakan Astral Amulet untuk menembus waktu kembali ke Home World. Untung saja obat itu masih bisa ditemukan. Akhirnya Serge kembali ke Guldove. Ketika Serge memperlihatkan pada dokter, dokter itu sangat bahagia dan kembali bersemangat. Segera ia menyuruh perawatnya untuk memasak obat itu. Setelah diminum oleh Kid, Kid beristirahat. Keesokan paginya ia pun sembuh dengan cepat dan berencana untuk balas dendam pada Lynx yang telah meracuninya.

Serge dan Kid mendapat kabar kalau Lynx telah menuju ke Fort Dragonia. Sebelumnya ada isu kalau Lynx berada di Hermit Hideaway. Setiba di Hermit, ketemu pula dengan cewek misterius tadi yang bernama Harle. Ternyata ia juga komplotan Lynx. Ia tidak mau memberitahu ke mana perginya Lynx. Untung saja Radius mengatakan yang sesungguhnya. Kini mereka tahu keberadaan Lynx.

Setelah menemukan Lynx dan Viper. Kid langsung ingin menghajar Lynx, namun Viper menghadang. Sebenarnya Viper tidak tahu kalau Lynx juga ingin menjatuhkannya. Dan ia hanya pura-pura pada Viper. Begitu Viper terluka, Lynx pun melukai Viper dan langsung melancarkan serangannya pada Serge. Namun ia kalah dan timbul niat jahat untuk bertukar tubuh dengan Serge, ia pun melakukannya dengan Dragon Tear.

Serge tidak tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya. Tiba-tiba saja ia melihat tubuhnya sudah berubah dan tubuh aslinya telah diambil Lynx. Kesalahpahaman pun terjadi, Lynx dan Kid malah bergabung menyerang Serge. Serge terluka dan Lynx berencana untuk menghabisi semuanya termasuk Kid. Kid tentunya tidak tahu kalau Serge yang menemaninya sekarang adalah Lynx. Lynx meminjam pisau belati dari Kid. Langsung saja Lynx menusukkan pisau belati ke perut Kid. Kid terjatuh berlumuran darah. Serge hanya bisa berteriak menyaksikan kekejaman Lynx. Serge pun dilemparkan ke dunia imajinasi, Chaos Field.

Di sini Serge bertemu dengan seorang Dwarf berumur 224 tahun dan juga ketemu Harle. Dengan bantuan mereka berdua Serge bisa keluar dari dunia itu dan kembali ke Home World. Serge berpikir, inilah kesempatan untuk kembali ke Fort Dragonia (Another World) untuk mencari Lynx. Namun lubang waktu tidak bisa digunakan karena tertutup. Untuk membuka lubang waktu, maka Dead Sea harus dihancurkan.

Di Arni Village, Marge menjelaskan tentang Dead Sea pada Serge. Atas informasi dari seorang penjaga di Marbule, Dead Sea harus dibuka dengan Fiddler Crab. Penjaga tersebut bilang bahwa alat itu berada di tangan Sage yang berada di S.S. Zelbess. Serge segera mencari Sage dan akhirnya Sage pun memberinya Fiddler Crab. Setelah itu Serge menuju Dead Sea. Ia berhasil membuka Death Door, maka rombongan Serge pun masuk ke dalam Dead Sea.

Sampai di dalam lagi-lagi mereka dihalangi oleh satu benda yaitu kekuatan Masamune. Radius menjelaskan bahwa pedang kekuatan ini punya pasangannya, Einlanzer, dan harus ditemukan. Einlanzer dapat mengalahkan kekuatan Masamune.

Untuk dapat menemukan Einlanzer, rombongan Serge harus masuk ke dalam Isle Of Damned, sebuah tempat yang belum pernah dikunjungi Serge. Mereka segera menuju ke sana. Tapi Radius lupa mengambil Garai’s Keepsake yang harus dibawa agar bisa menembus kaca-kaca yang ada di dalam Isle Of Damned. Setelah mengambilnya di Hermit Hideaway, mereka pun masuk ke dalam.

Ketika rombongan Serge sampai di suatu batu makam, mereka melihat pedang Einlanzer yang tertancap di atasnya. Radius mencoba mengambilnya. Namun tiba-tiba saja Garai muncul kembali. Ia adalah sahabat Radius yang telah mati. Tapi kini rohnya kembali menjelma. Ia tidak rela pedang Einlanzer diambil oleh siapapun termasuk Radius sendiri. Tentu saja tidak ada lagi pilihan bagi rombongan Serge dan Radius selain memusnahkan Garai.

Setelah Garai musnah, Einlanzer pun dicabut dan akhirnya Masamune berhasil dilenyapkan dengan Einlanzer. Mereka lalu tiba di Tower Of Geddon. Inilah saatnya bagi Serge untuk membuka kembali lubang waktu yang tertutup. Tapi seorang pria bungkuk bernama Miguel mencoba menghalangi Serge. Ia mengatakan kalau lubang waktu tidak boleh terbuka lagi. Sebelumnya ia juga menyinggung soal Wazuki, si ayah Serge yang merupakan sahabat karibnya. Sebenarnya Serge tidak bermaksud melukainya.

Tapi Serge harus kembali ke lubang waktu untuk mencari Shaman agar bisa bereinkarnasi kembali. Miguel punya alasan tersendiri yang tidak dimengerti oleh siapapun. Akhirnya Miguel sepakat pada Serge. Kalau Serge mampu mengalahkannya maka ia akan membiarkan Serge menghancurkan Tower Of Geddon. Semua ini ternyata berakhir dengan kematian Miguel. Sebelum akhirnya Tower Of Geddon hancur tanpa sisa. Untung saja rombongan Serge diselamatkan oleh Sky Dragon yang membawa mereka ke Marbule. Serge berpikir inilah saatnya untuk mencari Shaman di Guldove. Namun rombongan Serge kembali ke Termina (Another World) dulu.

Ketika Serge memasuki bar yang ada di Termina, seorang pelayan wanitanya mempersilahkan Serge untuk masuk ke ruangan rahasia. Di sana ternyata ada Karsh dan Zoah. Setelah Karsh bercerita kalau Viper telah dilukai oleh Lynx dan sudah tahu kalau Lynx yang dia lihat sekarang ini adalah Serge, maka ia pun berniat baik membantu Serge. Karsh memberi Tear Of Hate pada Serge dan ikut rombongannya.

Pada saat Ketika rombongan Serge akan keluar dari Termina, prajurit-prajurit Viper mengabarkan pada Serge bahwa kapten Norris memanggilnya ke Viper Manor untuk membicarakan sesuatu. Mereka pun menuju ke Viper Manor dan bertemu Norris. Norris memohon pada Serge untuk menolong Riddel. Ternyata di dalam Viper Manor sedang terjadi keributan. Norris memberikan Prison Key untuk masuk ke ruang bawah.

Riddel akhirnya berhasil diselamatkan dari tangan Hell’s Cook. Hell’s Cook adalah juru masak di Viper Manor yang sebenarnya bernama Orcha. Ternyata ia dihipnotis oleh salah satu prajurit musuh. Riddel segera dibawa Norris ke tempat yang lebih aman yaitu Hermit Hideaway.

Pada akhirnya Serge pun ketemu dengan biang keladinya, seseorang yang terlihat misterius dan menyeramkan. Dialah Grobyc. Pertarungan pun terjadi. Tetapi akhirnya dia juga yang membantu Serge untuk keluar dari Viper Manor.

Setelah keluar dari Viper Manor. Serge berpikir inilah saatnya untuk mengunjungi Shaman di Guldove. Di Guldove rupanya sedang terjadi kekacauan. Seorang gadis bernama Orlha menghajar semua prajurit Viper. Salah seorang prajurit yang masih hidup meminta bantuan Serge yang menganggapnya sebagai Lynx. Serge membantunya. Ternyata gadis itu adalah pemilik kafe di Guldove.

Kemudian Serge segera mencari Shaman dan memperlihatkan Tear Of Hate pada Shaman. Shaman pun memberikan Dragon Emblem yang bisa digunakan untuk mencari Steena di Guldove Home World. Sebelum menuju ke sana, Serge menuju ke Hermit untuk melihat kondisi Viper atas permintaan Norris. malamnya Serge beristirahat di Hermit.

Keesokan paginya muncul pengacau yang tidak lain adalah Lynx yang telah berubah menjadi Dark Serge. Ia juga mengajak Kid. Yang telah dipengaruhi oleh Lynx. Dengan munculnya Lynx, semuanya pun terungkap. Kini semua penghuni Viper Manor seperti Riddel, Viper, Marcy, dan Zoah menjadi tahu kebusukan Lynx yang telah menukar tubuhnya dengan Serge. Semua orang juga tahu kalau Lynx yang telah melukai Viper di Fort Dragonia.

Lynx mengatakan kalau ia tidak akan membiarkan Serge kembali ke wujud semula. Untuk itu, ia bertekad menghabisi Serge di Fort Dragonia Home World. Setelah puas berdebat, Lynx pergi bersama Kid. Sekarang saatnya bagi Serge untuk mencari Steena di Guldove Home World.

Setelah memperlihatkan Dragon Emblem pada pengawalnya, Serge diizinkan masuk. Di dalam Steena langsung memberinya Dragon Tear dan menemani Serge ke Fort Dragonia. Tetapi sebelumnya Serge harus menemukan 6 relic naga dulu. Untuk itu ia harus mencari FireDragon, BlackDragon, SkyDragon, GreenDragon, EarthDragon, dan WaterDragon.

Sehabis mengumpulkan 6 relic naga, Serge menuju ke Fort Dragonia. Di sana ternyata Lynx telah menunggunya. Pertarungan pun tidak terelakkan. Mereka berdua memiliki skill yang sama persis. Namun Serge berhasil mengalahkannya sehingga Lynx kabur dan bersumpah akan mengalahkan Serge lain waktu.

Pintu lebar pun sudah terbuka bagi Serge. Inilah saatnya untuk mengubah wujud menjadi semula dan Dragon Tear sanggup melakukannya. Karena Lynx telah mengambil tubuh Serge, maka Serge tidak bisa menukar tubuhnya, terpaksa Serge harus direinkarnasi kembali. Di dalam ruangan Serge seorang diri, ia menenangkan pikiran sejenak. Setelah itu pun ia menyentuh Dragon Tear dan Serge pun terlahir kembali dengan cepat menjadi Serge semula.

Begitu keluar, mereka semua terkejut dengan perubahan Serge yang begitu cepat. Steena memberikan Tear Of Love pada Serge. Dengan ke 6 relic naga, Serge pun berhasil menembus Sea Of Eden dan masuk ke Chronopolis. Tujuan Serge adalah melenyapkan FATE. Dari dulu, Serge selalu terbayang menuju Chronopolis dan akhirnya Serge menemukan Kid dalam keadaan tidak sadar.

Di saat yang sama, Lynx muncul dan berubah menjadi FATE. Ketika FATE berhasil dihancurkan. Para Dragon pun terbangun dan terbang ke Chronopolis, lalu ke 6 naga pun menggabungkan diri menjadi satu naga yang disebut TIME DEVOURER. Sebuah pertempuran baru kembali harus dihadapi Serge. Tapi sebelumnya Serge masih harus menolong Kid. Di Chronopolis, Kid kembali menghilang dan kali ini ia ada di Hermit. Untuk menolong Kid, Serge harus lebih dulu memperoleh Chrono Cross.

Serge langsung pergi ke Divine Dragon Falls bersama Steena yang bisa memberi petunjuk yaitu dengan meletakkan Tear Of Hate dan Tear Of Love di altar. Lalu Chrono Cross pun berhasil diperoleh. Serge menuju ke Hermit dan segera masuk ke dalam pikiran Kid dengan menggunakan Chrono Cross. Ternyata Kid memikirkan masa lalunya yang kehilangan kakaknya, Lucca, akibat kebakaran di rumahnya. Serge juga masuk ke dalam masa lalu itu untuk menolong Kid kecil. Setelah berhasil menenangkan pikiran Kid, Serge keluar dari pikirannya. Kid kemudian sadar kembali.

Begitu sadar, Radius meminta Kid untuk bertemu Luccia di Viper Manor. Ternyata ada surat dari Lucca yang sudah saatnya dibaca oleh Kid. Setelah membacanya, Kid terlihat sedih. Tapi kesedihan itu hilang juga. Kid juga tahu kalau keadaan kembali dikuasai oleh TIME DEVOURER. Kini Sky Dragon Isle juga telah hancur dan berubah menjadi Terra Tower di Another World. Tempat kediaman TIME DEVOURER ada di Terra Tower.

Kid bertekad menghancurkan TIME DEVOURER bersama Serge dan sahabat-sahabat lainnya. Dengan bantuan Starky, akhirnya Serge dapat terbang ke Terra Tower. Sebelum sampai ke tingkat paling atas di Terra Tower, mereka bertemu dengan Belthassar yang mirip dengan Prophet. Belthassar memberikan Time Egg pada Serge dan menjelaskan kegunaannya.

Setelah itu pun Serge, Kid, dan yang lainnya menuju ke atas. Di atas mereka melihat Frozen Flame yang sesungguhnya. Ketika Serge mencoba mengambil Frozen Flame, TIME DEVOURER datang. TIME DEVOURER berhasil dihancurkan, Terra Tower pun berubah menjadi sebuah menara batu yang kokoh.

Saatnya bagi Serge untuk kembali ke Home World di Opassa Beach. Tampak anak-anak yang berada di Opassa Beach. Serge pun segera menggunakan Time Egg pada lubang waktu yang lain. Di dalamnya terlihat Kid kecil yang terkurung dalam tubuh TIME DEVOURER (Time Devourer dalam bentuk lain). Jika TIME DEVOURER dihancurkan maka Kid kecil akan mati. Akhirnya Serge menemukan cara paling ampuh, yaitu melemparkan Chrono Cross berdasarkan urutan elemen. Dengan begitu Kid kecil pun selamat, sementara TIME DEVOURER musnah. Tak lama Serge terbangun dari tidurnya yang sangat lama di Opassa Beach setelah Leena membangunkannya, petualngan yang telah di lalui Serge seakan teras hanya dalam mimpi.
😀

Tentang okaandryana

aku orangnya biasa biasa aja, yang jelas friendly !!!
Pos ini dipublikasikan di Game, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s